14 September 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Tersangka Mucikari Mematok Harga Rp110 Juta, Prostitusi Online Artis

CNNdaily – Jakarta, Polres Metro Jakarta Utara mengungkap ST (27) merupakan bintang iklan dan SH (26) yang semula disebut MA merupakan aktris layar lebar. Keduanya yang ditangkap terkait kasus prostitusi online itu mematok tarif hingga Rp110 juta untuk layanan threesome.

“Yang bersangkutan ST adalah artis selebgram atau bintang iklan, sementara MA merupakan pemeran utama di salah satu film layar lebar,” kata Kapolres Jakarta Utara, Sudjarwoko di Mapolres Jakarta Utara, Jumat (27/11/2020).

Ia menjelaskan, keduanya ditangkap di kawasan Sunter, Tanjung Priok pada Rabu 27 November 2020. Saat ditangkap, keduanya tengah berhubungan badan bertiga dengan seorang pria hidung belang.

Polsek Tanjung Priok membongkar bisnis prostitusi online yang melibatkan artis atau pesohor di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Setidaknya, ada empat artis yang terlibat dalam kasus ini.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko sejauh ini baru mengungkap keterlibatan dua artis berinisial ST dan MA yang masing-masing berprofesi sebagai selebgram dan bintang iklan.

Para artis ibu kota ini dikendalikan oleh seorang muncikari berinisial AR dan CS. Kedua muncikari ini ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan para artis yang terlibat masih berstatus saksi.

Baca Juga :  Cari Veronica Koman, Aktris Intelektual Kerusuhan Papua

“Setelah hasil pemeriksaan awal dua orang muncikari kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko di Polres Metro Jakut, Jumat (27/11).

Rp110 juta

Tarif Rp110 juta

Dalam hal ini, kasus ini terungkap usai menggerebek dua pesohor di sebuah kamar hotel di wilayah Sunter. Mereka berdua diperkirakan sudah satu tahun berkecimpung di dunia prostitusi online.

Artis dan muncikari diduga saling mengenal dari pergaulan. Hal itu kemudian membuat mereka bekerja sama untuk meraup keuntungan lewat bisnis prostitusi online.

Dalam hal ini, diungkapkan polisi bahwa tarif untuk melakukan hubungan badan secara threesome dipatok seharga Rp110 juta. Tarif itu dibagi dua sebesar Rp60 juta untuk kedua artis tersebut, sementara Rp50 juta sisanya untuk muncikari.

“Kedua wanita ini dapat bayaran Rp30 juta, kalau dua orang Rp60 juta,” ujar dia.

Hingga saat ini, polisi masih mengembangkan kasus prostitusi online tersebut dan mengejar dua artis lain yang terlibat dalam bisnis itu.

Atas perbuatannya, kedua muncikari dijerat Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 subsidair Pasal 296 KUHP juncto Pasal 506 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

Baca Juga :  Jokowi Minta Rencana Sasaran Pemberian Vaksin Sudah Ada Pekan Ini