22 September 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Gubernur Sumater Utara Minta Ruang Tunggu VIP di Bandara Binaka Segera Dirapihak

Medan, CNNDaily.net – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi turun langsung ke Nias untuk memastikan pelaksanaan Sail Nias 2019 berjalan dengan lancar dan siap menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo pada 14 September mendatang.

Tiba di Bandara Binaka Nias, Kota Gunungsitoli, sudah menanti Bupati Nias Sokhiatulo Laoli dan Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua. Kepada keduanya, Edy mengatakan, bandara adalah salah satu fasilitas yang harus diperhatikan. Ruang tunggu VIP-nya musti dirapikan sebelum presiden datang.

“Semua ruang VIP bandara sudah rapi dan selesai sebelum presiden datang. Saya minta Pak Bupati dan Wali Kota memperhatikan ini,” kata Edy dalam keterangan resminya yang diterima, Senin (2/9/2019).

Setelah itu, dia meninjau jalan sekitar bandara dan rumah adat yang terlihat kurang perawatan. Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Pemprov Sumut Ria Novida Telaumbanua diperintahkannya membantu rehabilitasi.

“Ini harus kita rawat. Pemerintah mau menjadikan Nias kota wisata, jadi masyarakat harus sadar wisata, rumah adat ini merupakan daya tarik wisata,” ucap Edy. Sebelumnya, usai memimpin rapat persiapan Sail Nias 2019 di kantor gubernur Sumut pada Sabtu (24/08/2019) lalu.

Baca Juga :  Pria Perancang Hukuman Cambuk Malah Tertangkap Berzina Dengan Istri Orang Lain

Sail Nias 2019 targetkan 10.000 wisatawan

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, untuk menyambut kedatangan presiden pada 7 sampai 15 September mendatang, masih ada beberapa hal teknis yang perlu dirampungkan. Sebagai Ketua Panitia Nasional Sail Nias, dirinya menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 10 ribu orang.

Baca juga: Harapan Ojek Online Soal Kalimantan Timur Yang Akan Menjadi Ibu Kota Baru

Sebab event bertaraf internasional itu menggelar rangkaian acara mulai selancar, festival layang-layang, bola voli pantai, lari maraton 10 kilometer, parade kapal nelayan, dan tari kolosal. Ada juga diplomatik tour untuk wisatawan dan tamu dari negara lain.

“Kita akan siapkan itu semua. Semoga ini mendorong pariwisata yang manghasilkan devisa untuk Nias dan daerah lain,” kata Yasonna.

Sementara Edy Rahmayadi menyampaikan, Nias sangat potensial mengundang wisatawan mancanegara. Dia mengaku sudah mengelilingi pulau sebelum menjadi gubernur. Maka jika ada yang perlu disempurnakan untuk menyukseskan Sail Nias harus dipastikan sampai hal teknis sekecil apapun.

Keterbatasan di Nias adalah tanggungjawab bersama. Edy lalu memerintahkan kepada dinas terkait untuk segara berangkat meninjau. “Pastikan semuanya siap, jangan pakai teori. Kita atur semua bersih dan tertata. Alamnya indah, untuk melakukan pesta sebesar ini kita harus pastikan siap,” katanya.

Baca Juga :  Seekor Ayam Disidang, Alasannya Bikin Geleng-Geleng Kepala

Edy juga mengingatkan agar fasilitas untuk pengunjung disiapkan supaya memberikan kenyamanan. Sebab, katanya, masih ada yang beranggapan negatif terhadap daerah Nias. Oleh karena itu ia mengajak masyarakat dari luar pulau untuk datang melihat. “Selama ini orang hanya dengar Nias itu susah… Saya sudah datang ke sana, tanahnya subur, semua oke.

Pertaniannya menjanjikan. Soal ibadah untuk yang beragama Islam tak perlu khawatir. Sepanjang jalan ada masjid dan mushala. Saya yakin dengan pesta besar ini akan menjadikan orang senang datang ke Nias,” ujar dia.