24 Februari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

kebakalan

Empat Warga Tewas Usai Kerusuhan di Jayapura

cnndaily.com jakarta – Empat warga  dilaporkan meninggal dunia pascademo anarkis di jayapura, papua pada kamis 29 agustus 2019 lalu.

 Hal ini dibenarkan oleh kapolres jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas. Ia berharap, warga tak lagi menggelar unjuk rasa.

Kami berharap tidak ada lagi akasi balas  dendam  antara warga hingga menimbulkan kasus baru, kata Urbinas  seperti  dilansir dari Antara, senin (2/9/2019).

Selain menewaskan warga sipil aksi balas dendam antarawarga juga menyebabkan beberapa orang terluka.Namun, Urbinas belum dapat memastikan jumlah warga yang mengalami luka- luka.

Baca Juga:Google Kenakan Biaya PPN 10%, Penerimaan Negara Meningkat Rp600 Miliar

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menoleransi bila ada lagi aksi serupa maupun aksi sweeping.

Apa pun alasannya tidak dibenarkan sehingga kami akan menggambil tidakan tegas. Ia menambahkan bahwa saat ini polisi sudah menahan lima warga dan menetapkan mereka sebagai tersangka karena kedapatkan membawa senjata tajam.kelima tersangka itu dikenai udang-udang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Urbinas memastikan bahwa situasi keamanan di Jayapura, Papua saat ini sudah kondusif. Aktivitas masyarakat juga mulai normal.

Baca Juga :  Jokowi Resmi Lantik 12 Wakil Menteri, Ini Daftarnya

Sementara, bangunan yang rusak akibat dibakar atau dilempar pedemo terlihat masih dibersihkan.

Belum semua beroperasi karena ada beberapa bangunan yang terbakar

Sebelumnya, aksi protes berujung kerusuhan yang dilakukan masyarakat Papua kembali terjadi di Jayapura pada Kamis 29 Agustus 2019.

Baca Juga:Penyebab Tewasnya Siswa SMP di Palangkaraya Akhirnya Terungkap

Sehari setelah kerusuhan di Ibu Kota Papua itu, Presiden Jokowi menggelar rapat terbatas terkait penanganan di Papua. Dalam rapat tersebut, Jokowi meminta agar terus menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Cendrawasih itu.

“Rapat terbatas kita bahas mengenai penanganan di Papua dan saya berharap disampaikan jaga keamanan dan jaga ketertiban,” kata Jokowi saat membuka ratas di Istana Merdeka Jakarta Pusat, Jumat 30 Agustus 2019.

Dia meminta, agar siapapun yang melanggar hukum ditindak tegas. Tidak ada toleransi bagi perusuh dan pihak yang berbuat anarkis.

“Juga memerintahkan aparat keamanan menindak tegas siapa pun yang lakukan tindakan rasialis dalam bentuk apapun dan saya dapat laporan hukum dilakukan baik aparat hukum maupun oknum sipil maupun militer yang lakukan tindakan itu juga dikerjakan tanpa kecuali,” tegas Jokowi.

Baca Juga :  Karyawan IAIN Meninggal Saat gempa Tertimpa reruntuhan Di Ambon