25 November 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Motif Pembunuhan Wanita Sukoharjo Karena Emosi Ditagih Utang

CNNdaily – Semarang, Polres Sukoharjo telah menetapkan dua tersangka pelaku pembunuhan wanita Sukoharjo, Yulia. Pembunuhan ini dilatari persoalan utang-piutang. Dan pengakuan pelaku emosi ditagih utang oleh korban

Salah satu tersangka, EP, disebut memiliki utang sebesar Rp145 juta rupiah. Pelaku emosi ketiga ditagih oleh korban.

“Motifnya sepele, hanya utang piutang dan tak banyak, hanya Rp145 juta,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Polisi Wihastono Yoga Pranoto di Mapolda Jateng, Jumat (23/10).

Wihastono menuturkan dalam kondisi emosi karena ditagih utang, pelaku langsung membawa korban ke sebuah kandang ayam. Selanjutnya pelaku menghantamkan linggis ke kepala korban hingga tewas.

Kemudian, untuk mengelabui polisi, jasad korban dimasukkan ke mobil korban dan dibakar oleh pelaku.

Selain tersangka EP, polisi juga mengamankan seorang tersangka lain yang diduga turut dalam pembunuhan terhadap Yulia.

“Ada satu lagi yang kita amankan, tapi masih kita dalami. Sampai saat ini perannya cuma menjemput EP,” tambah Wihastono.

Kecurigaan polisi

Kasus pembunuhan Yulia diawali dari kecurigaan polisi yang menemukan jasad wanita di dalam sebuah mobil yang terbakar di kawasan Kecamatan Bendosari Kabupaten Sukojarjo, Jawa Tengah.

Baca Juga :  267 Juta Data Pengguna Facebook Bocor!

Berdasarkan hasil autopsi polisi menemukan luka kekerasan di tubuh korban. Luka-luka itu di antaranya pukulan benda tumpul dan benda tajam di bagian kepala. Dari autopsi itulah muncul dugaan pembunuhan.

Emosi Ditagih

Selama proses penyelidikan, identitas korban perlahan terkuak. Korban masih memiliki tali kekerabatan dengan Presiden Joko Widodo.

Informasi mengenai kekerabatan korban itu diungkap kader PDIP yang juga Calon Wakil Walikota Solo, Teguh Prakoso saat melayat di rumah Yulia di Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

“Memang ada hubungan famili [dengan Jokowi], tapi tidak secara langsung. Jauh sekali,” tutur Teguh saat melayat, pada Rabu (21/10) lalu.

Menarik uang Di ATM

Tersangka EP, diketahui sempat menggasak uang Rp8 juta dari ATM korban sebelum membakar jasadnya di dalam mobil di Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto mengatakan pelaku mendapat nomor PIN dengan menanyai korban yang saat itu tengah sekarat usai ia aniaya.

“Jadi ketika dipukuli itu, korban terlihat sekarat masih hidup. Di situ tersangka tanya nomor PIN ATM yang dibawa korban,” ujar Wihastono Yoga Pranoto di Mapolda Jateng, Jumat (23/10).

Baca Juga :  Jokowi Minta Kampanye Penggunaan Masker Digencarkan Selama 2 Pekan

Berbekal nomor PIN ATM korban, tersangka mencari gerai ATM dan mengambil uang korban senilai Rp8 juta. Aksi tersebut dilakukan setelah tersangka memasukkan jasad korban ke mobil korban dan membakarnya.

“Habis bawa jasad korban ke mobil terus membakarnya, tersangka ambil ATM dari rekening korban. Uangnya Rp8 juta,” tambah Wihastono.

Polisi menduga kuat aksi pembunuhan sadis tersebut telah direncanakan karena korban datang ke rumah tersangka karena ditelpon dan diminta datang oleh tersangka.

“Korban datang dipanggil tersangka. Diminta ke rumah tersangka. Ini masih kita dalami selanjutnya,” kata Wihastono.