18 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

bintaro

Dump Truck Lagi-lagi Jadi Penyebab Tabrakan Beruntun

Cnndaily.net , JakartaSopir truk sampah sekali lagi menyebabkan tabrakan. Setelah kecelakaan fatal di tol Cipularang, serangkaian kecelakaan di Bintaro, di selatan Tangerang, juga dimulai dengan supir truk sampah.

Tabrakan di Jl Boulevard Bintaro terjadi ketika seorang sopir truk bernama Wahyu menabrak mobil Toyota Mark X. Benturan tepat di luar toko Kebayoran Arcade terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Tabrakan ini melibatkan truk dan 4 mobil.

“Diduga pengemudi itu mengantuk,” kata polisi AKBP Kasabdit Gakkum Ditlantas kepada walikota Nasir pada permintaan konfirmasi pada Jumat (6/6/2019).

Baca juga : Rocky Gerung Kepanasan Melihat Jokowi Resmikan Pabrik PT Esemka

Mobil hitam Mark X yang ditabrak truk didorong dan menabrak kendaraan Daihatsu Ayla B 1514 FRL. Mobil Ayla kemudian menabrak Toyota Sienta B 1101 WOS, kemudian ke Toyota Innova B 1854 CKX.

Akibat garis-garis ini, mobil Innova rusak di bagian belakang. Sementara mobil Sienta, Ayla dan Mark X mengalami kerusakan di bagian depan dan belakang.

“Tidak ada korban,” kata Nasir.

Sementara Wahyu, pengemudi truk sampah, diperiksa di Kantor Polisi Satlantas Tangerang Selatan. Polisi menyiapkan laporan investigasi untuk serangkaian tabrakan.

Baca Juga :  Di Bogor 22 Orang Meninggal karena Corona, 7 Positif, 15 PDP

Sebelumnya dalam kecelakaan fatal di tol Cipularang, polisi menyebutkan dua tersangka. Dua pengemudi dump truck, yaitu Dedi Hidayat (DH) dan Subana (S), didakwa dengan kelalaian dan mengakibatkan kematian beberapa orang.

Baca juga : Video Pemerasan Menjadi Tontonan, Tanah Abang Pemalak Diamankan

“Tersangka S, ditemani oleh tersangka DH, mengendarai truk dengan jenis yang sama, di mana kedua tersangka membawa material tanah yang melebihi batas pemuatan yang sesuai,” kata Kepala Kepolisian Purwakarta AKBP Matrius pada hari Rabu. / 9).

Karena kelebihan muatan, truk itu terganggu selama persimpangan jalan dari km 97 ke km 91. Kendaraan menjadi tidak terkendali.

Dedi Hidayat kemudian mendahului pengemudi truk Subana yang berada di posisi terdepan. Truk yang dikendarai oleh Dedi kemudian melaju pada km 91.

“Ketika dump truck 25 ton kedua kelebihan beban, remnya tidak optimal, dan tersangka panik sehingga kendaraannya tidak terkendali dan mengambil jalur yang benar,” katanya. Matrius.

Kecelakaan di km 91 jalan tol Cipularang ini melibatkan 20 kendaraan. Delapan orang tewas dan beberapa korban luka-luka.

Baca Juga :  Jokowi Keluarkan Perpres, Direktur Eksekutif Kartu Prakerja Digaji Rp 77,5 Juta