1 November 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

PokerV99

Tips Menjaga Keamanan Transaksi Dompet Digital, Agar Terhindar dari Kerugian

CNNdaily–Jakarta, Kehadiran dari dompet elektronik, atau e-Wallet telah mendorong masyarakat dalam operasi di non-tunai atau cashless. Kemudahan dan kenyamanan yang ditawarkan, membuat orang zaman sekarang tidak khawatir berpergian tanpa banyak uang tunai. Untuk mambayar makanan, belanja dan banyak jenis transaksi lainnya hanya cukup dengan scan kode atau kode QR aplikasi dompet elektronik yang ada pada smartphone. Belum lagi dengan adanya promo, diskon dan cashback membuat para milenial semakin tergantung pada dompet digital.

Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, dompet digital tidak luput dari pihak- pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, pengguna harus lebih waspada dan tidak ceroboh ketika bertransaksi dengan dompet digital.

1. Buat password yang aman

Faktor keamanan pertama yang perlu dipertimbangkan adalah pilihan password. Hindari menggunakan nomor ulang tahun, nomor telepon dan nomor berturut-turut yang mudah ditebak orang lain. Ganti password secara berkala untuk memastikan keamanan.

Kemungkinan setiap orang dapat memiliki lebih dari satu aplikasi dompet digital. Jika Anda seperti ini, hindari menggunakan password yang sama dari satu aplikasi ke aplikasi lain. Perlakukan akun e-Wallet anda seperti anda memperlakukan rekening bank Anda.

Baca Juga :  Fenomena "Langit Kiamat" Di Jambi Jadi Viral

2. Merahasiakan OTP

One Time Password OTP abstrak adalah kode rahasia yang berisi kombinasi angka, yang hanya dapat digunakan sekali dan aktif dalam jangka waktu yang pendek. Kode OTP biasanya digunakan ketika kita melakukan login account, memverifikasi transaksi  yang kita miliki, dan ketika membuat atau mengubah password.

Kode OTP telah menjadi sangat penting untuk keamanan akun dompet digital. Oleh karena itu, kode ini harus dirahasiakan oleh pemiliknya. Tidak sedikit kasus kejahatan yang terjadi karena lalai menyerahkan kode OTP kepada orang lain. Modus yang terjadi biasanya menawarkan jasa pencairan limit, perubahan layanan kartu, hingga iming-iming hadiah.

3. Memantau Saldo

Saldo dompet digital memang tidak sebesar saldo rekening bank Anda. Meskipun Anda tidak boleh meremehkan jumlah. Untuk keamanan tambahan tidak ada salahnya memantau keseimbangan saldo digital Anda, terutama setelah transaksi. Amati apakah jumlah di bawah transaksi yang dilakukan. Hal ini sama saja seperti kamu mengecek jumlah uang kembalian setelah bertransaksi dengan uang fisik.  

Baca Juga :  Sri Mulyani : Rupiah Bisa Tembus Rp 17.500-Rp 20.000 Karena Imbas dari Corona

Ketika terjadi ketidak cocokan dan merugikan Anda sehingga kehilangan sejumlah saldo Anda,maka Anda bisa hubungi merchant maupun call center dari dompet digital yang kamu gunakan.

4. Rutin memeriksa Riwayat Transaksi

Setelah memantau jumlah saldo, Anda juga harus memeriksa riwayat transaksi yang Anda lakukan. Hampir setiap layanan dompet digital menyediakan riwayat transaksi seperti halnya perbankan menghadirkan mutasi rekening. Jika ada riwayat transaksi mencurigakan, Anda juga harus segera menghubungi call center.

5. Gunakan Anti-Virus dan Anti-Malware

Memiliki anti-virus dan software anti-malware di smartphone menjadi penting seperti halnya untuk desktop atau laptop. Ada banyak pilihan aplikasi gratis dan berbayar, pilihlah yang dapat terpercaya dan editor choise. Ponsel juga biasanya sudah memiliki anti-virus bawaan. Selain dilengkapi dengan anti-virus, sering lakukan optimasi perangkat melalui pengaturan pada perawatan di smartphone yang Anda miliki.

pokerv99