29 Oktober 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

kingkongvip

Tak Semua Pasien Positif Corona Dirawat di RS, Ini Penjelasan Pemerintah

CNNdaily – Jakarta,  Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, mengatakan tidak semua pasien yang positif virus corona bisa dirawat di rumah sakit (RS). Sebagian diharap bisa mengisolasi dirinya sendiri di rumah dengan dukungan dari lingkungan sekitar.

Hingga hari Minggu (29/3/2020) sudah ada total 1.285 orang yang dikonfirmasi positif virus corona COVID-19. Dari jumlah tersebut 64 orang dinyatakan sembuh dan 114 orang meninggal dunia.

“Untuk pasien yang dirawat di rumah sakit akan selektif kita lakukan untuk yang memang betul-betul terindikasi penyakit ini dan tidak memungkinkan untuk melaksanakan isolasi diri,” kata Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Minggu (29/3/2020).

“Termasuk pada kelompok yang sangat rentan orang tua, orang dengan penyakit sebelumnya: dengan diabet, dengan hipertensi, kelainan jantung, kelainan paru-paru, dan sebagainya. Inilah yang membutuhkan layanan rawatan maksimal,” lanjutnya.

Masyarakat sangat diimbau untuk disiplin menerapkan langkah pencegahan seperti menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker bila sakit. Menurut pria yang akrab disapa Yuri ini, kasus terus bertambah karena ada pasien positif corona di tengah masyarakat yang tidak menjalankan isolasi diri dengan baik.

Baca Juga :  Filipina Ikut Jatuh ke Jurang Resesi Ekonomi karena Corona

“Kekuatan terbesar kita adalah bagaimana secara bersama-sama masyarakat bisa memutuskan rantai penularan virus corona COVID-19 ini dengan sebaik-baiknya,” pungkas Yuri.

Sementara itu pada Hati Minggu Siang Pemerintah mengumumkan total jumlah kasus positif virus corona COVID-19 bertambah menjadi 1.285. Sebanyak 64 pasien dinyatakan sembuh dan 114 meninggal.

Dirawat

“Ada penambahan kasus baru positif sebanyak 130 sehingga jumlah sekarang menjadi 1.285 kasus positif,” kata juru bicara pemerintah untuk penanangan virus corona, COVID-19, Minggu (29/3/2020).

Sebaran 130 kasus baru positif virus corona adalah sebagai berikut:

  • Bali 1 kasus
  • Banten 3 kasus
  • DKI Jakarta 48 kasus
  • Jawa Barat 30 kasus
  • Jawa Tengah 8 kasus
  • Jawa Timur 13 kasus
  • Kalimantan Barat 5 kasus
  • Sulawesi Selatan 15 kasus
  • Papua  2 kasus
  • Proses verifikasi 4 kasus.