28 Februari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Dianiaya 11 Orang, Petani di Karo Tewas dengan Luka Bacok di Kepala

Dianiaya 11 Orang, Petani di Karo Tewas dengan Luka Bacok di Kepala

Cnndaily.net , Jakarta – 11 Orang diamankan personel Polsek Mardinding, Polres Karo karena melakukan penganiayaan. Korbannya adalah Batas Ukur Karo-karo (50) seorang petani warga Dusun Paya Mbelang, Desa Mbal-mbal Petarum, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).

Korban tewas karena mengalami luka bacok cukup parah dibagian kepala dan dan tubuhnya. “Peristiwa itu bermula saat pelaku Saifan dan orang-orangya melakukan pengukuran di lahan garapan yang dikelola korban,” ujar Kapolres Karo AKBP Benny R Hutajulu, ditemui Rabu (11/9/2019) malam.

Baca juga : Lima Alasan Ilmiah Kenapa Pria Tertarik dengan Payudara Wanita

Peristiwa itu, lanjut AKBP Benny R Hutajulu, terjadi pada hari Rabu 11/11 sekitar jam 11.00 WIB. Pada titik ini, korban mendekati Saifan Ginting yang berusia 35 tahun, yang melakukan pengukuran dari lapangan. Korban mempertanyakan sejauh mana tanahnya yang subur.

Saifan Ginting dan rekannya, yang dianggap tidak menerima teguran korban, melakukan penganiayaan. “Penganiayaan itu dilakukan dengan senjata parang yang tajam, dan kelompok Saifan Ginting ingin merebut tanah milik korban,” katanya.

Baca Juga :  Rekam Adegan Cabul Dan Perkosa Anak SD, Mbah Mo 68 Tahun Di Polisikan

“Kelompok Saifan Ginting pergi ke lokasi lahan subur atas inisiatif DP (DPO) yang saat ini (DPO) untuk dikendalikan,” katanya.

Insiden itu dilaporkan ke polisi. Penuntutan kemudian dilakukan oleh pengejaran oleh personel Polsek Mardinding.

Baca juga : 5 Cara Pertahankan Chemistry dalam Hubungan

AKP Putra Jani Purba Kasat Reskrim Polres Karo menambahkan bahwa penangkapan itu dilakukan langsung oleh kepala polisi, AKP L Marpaung. Mereka pergi ke tempat kejadian dan menghentikan kartu Avanza Blue BK 1857 ID dan Xenia White BK 1271 DT.

“Kedua kendaraan itu digunakan oleh para pelaku untuk melarikan diri. Setelah ditangkap, 11 tersangka dan barang bukti diserahkan kepada polisi di daerah Mardinding,” katanya.

Dari tangan pelaku , didapatkan 10 parang / pedang tajam, 1 sarung, 1 meter, 1 unit Blue Avanza BK 1857 ID, 1 unit Xenia White BK 1271 DT.