13 Juni 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

taxi

taxi

Cinta segitiga, sepasang kekasih ini tega membunuh sopir taksi online

CNNdaily.net, Bogor – Pihak kepolisian berhasil mengungkap pembunuhan terhadap pria berinisial AW (35) yang jasadnya dibuang di ruas Tol Bocimi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Korban dibunuh oleh pasangan kekasih berinisial RZ (29) dan DF (28).

Baca Juga : Gadis 16 Tahun Dituduh Mencuri Cincin, Hingga Disiksa Ala Koboi

Menurut Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni mengatakan kasus tersebut berawal dari kecurigaan pelaku RZ terhadap kekasihnya DF yang menjalin cinta dengan korban. Setelah didesak, DF akhirnya mengakui bahwa menjalin hubungan spesial dengan korban AW.

Dia menjelaskan tak terima dengan cinta segitiga di antara mereka, RZ yang bekerja sebagai sopir taksi online itu membuat rencana membunuh korban bersama sang kekasih yang merupakan pemandu lagu (PL). Keduanya pun merencanakan pertemuan dengan korban.

“RZ minta DF menelepon korban untuk bertemu di Cibubur, lalu mereka pergi ke arah Puncak pakai mobil korban. Di jalan pelaku RZ minta masuk ke rest area Tol Jagorawi KM 45 alasan mau ke toilet,” kata Joni, di Mako Polres Bogor, Senin (28/10/2019).

Baca Juga :  Mengenang Dokter Soeko Yang Tewas Di Tangan Orang Orang Yang Dicintainya

Setibanya di parkiran, RZ mengeluarkan golok dari tas ransel yang dibawanya dan langsung mengarahkan ke leher korban. Seteleh sempat cekcok, leher korban pun digorok hingga tewas seketika di lokasi kejadian.

Baca Juga : Syarief Hasan Tegaskan Demokrat Tak Pernah Bikin Asumsi AHY Gagal Jadi Menteri

Melihat korban sudah tidak bernyawa, pelaku bersama kekasihnya membawa jasad korban yang bersimbah darah untuk dibuang di pinggir Tol Bocimi KM 57. Kemudian RZ dan DF melarikan diri dengan membawa mobil korban ke daerah Kota Depok.

“Dua sejoli itu pergi ke Depok cuci mobil dan kabur ke daerah Cianjur. Mobil korban sempat digadai ke seseorang baru dikasih DP Rp2 juta. Tapi orang itu curiga surat-suratnya belum juga dikasih akhirnya menitipkan mobil itu ke polsek,” jelas Joni.