29 November 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

majalengka

Tidak Mau Bayar Utang, Anak Bupati Majalengka Malah Menembak Seorang Kontraktor

Cnndaily.net – Majalengka, Anak Bupati Majalengka Karna Sobahi, Irfan Nuralam ( IN ) menembak seorang kontraktor gegara ditagih utang proyek. Polisi menyebut senjata api (senpi) yang digunakan IN berizin.

“Ada izinnya, ada izin resminya dari Perbakin (Persatuan Penembak Indonesia),” ucap Wakapolres Majalengka Kompol Hidayatullah saat dihubungi, Selasa (12/11/2019).

Hidayat menuturkan senpi yang digunakan oleh IN berjenis pistol dengan kaliber 9 milimeter. Menurutnya pistol itu masih aktif hingga tahun depan.

“Izin berlakunya sampai 10 Januari 2020,” kata dia.

Insiden penembakan itu terjadi di Ruko Hana Sakura, Cigasong, Majalengka, Jawa Barat, pada Minggu (10/11) malam. Korban Panji Pamungkasandi awalnya menagih utang proyek kepada IN, yang merupakan kepala bagian di Pemda Majalengka.

Baca Juga : Claudia Gadis Cirebon Pemenang The Voice of Germany 2019

Karena tidak di bayar dan sempat terjadi cekcok mulut, IN yang merupakan anak kedua bupati ini mengeluarkan senjata api pistol hingga membuat korban tertembak.

Hingga saat ini statusnya belum tersangka. Polres Majalengka masih menyelidiki kasus tersebut.

Baca Juga :  Jadi Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo Memiliki Harta Rp18,9 Miliar

Wakapolres Majalengka Kompol Hidayatullah menyebutkan enam orang telah dimintai keterangan, termasuk Irfan. “Enam saksi sudah diperiksa. Ya masih sebatas dimintai keterangan,” kata Hidayatullah, (12/11/2019).

Polisi belum menetapkan Irfan sebagai tersangka sebab penyidik masih menyelidiki kasus tersebut. “Masih proses penyelidikan. Belum ditetapkan sebagai tersangka,” ucapnya.

Baca Juga : FPI Sebut Pencekalan Terhadap Habib Rizieq Shihab Pelanggaran HAM

Buka Suara

Bupati Majalengka Karna Sobahi buka suara soal anaknya, Irfan Nuralam, yang disebut-sebut menembak seorang kontraktor gegara utang. Ia berjanji menghormati proses hukum berkaitan persoalan yang dihadapi anaknya tersebut.

Karna memastikan Irfan ialah anak kandungnya. Irfan berstatus pegawai negeri sipil (PNS) ini menjabat sebagai Kabag Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Majalengka.

“Irfan Nuralam adalah benar-benar darah daging saya. Asli anak kandung saya,” ucap Karna, Selasa (12/11/2019).

Karna mengatakan proses hukum terhadap anak keduanya itu akan tetap berlanjut kalau terbukti melakukan tindak pidana. Ia memastikan bahwa sang anak tetap mengikuti aturan hukum yang berlaku.

“Sebagai kepala keluarga, saya akan menghormati dan mengikuti proses hukum. Sebagai warga negara yg taat azas akan selalu siap mengikuti dan menghargai proses hukum,” ucap Karna.

Baca Juga :  BI Pastikan Likuiditas Bank Nasional Masih Cukup Pasca Pademi Corona