28 November 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

bom

Bom Meledak Di Mako Brimob Semarang, Satu Terluka, Puluhan Rumah Rusak

Cnndaily.net – Semarang, Ledakan bom terjadi di gudang tempat penyimpanan amunisi Mako Brimob Semarang. Insiden itu terjadi sekitar jam 07.00 WIB, Sabtu (14/9/2019).

Waktu itu, Polda Jawa Tengah langsung bergerak cepat dengan mengevakuasi warga di sekitar Mako Brimob Semarang.

“Sekitar pukul 07.00 terjadi ledakan yang berasal dari Gudang penyimpanan bahan peledak dan bom militer temuan dari masyarakat di Mako Brimob Polda Jateng,” jelas Kapolda Jateng Irjen Rycko A Dahniel, Sabtu (14/9/2019).

Rycko menjelaskan, ledakan terjadi berulang kali kali. Asap hitam mengepul tinggi di sela-sela ledakan satu dengan yang lain. Ledakan akhirnya berhenti sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca Juga : Pemerintah Tetapkan Kenaikkan Biaya Cukai Rokok 23 Persen di Tahun 2020

Polisi lalu memanggil petugas pemadam kebakaran. Ada tujuh mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api akibat dari ledakan di Mako Brimob Semarang.

Setelah, api padam. Sampai jam 11.00 WIB, pemadam kebakaran terus melakukan pendinginan. Mereka kekhawatiran, masih ada bahan peledak yang belum meledak.

Baca Juga :  Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Resmikan Patung Jenderal Sudirman

Tidak Ada Korban Jiwa

Walau lokasi gudang berdekatan dengan tempat tinggal warga, ledakan di Mako Brimob Semarang itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Akan tetapi, ada sekitar 11 rumah penduduk rusak.

“Sejauh ini tidak ada korban dari warga, hanya kaca rumah warga pecah dan pasti kita lakukan perbaikan hari ini juga oleh Polda Jateng,” kata Rycko.

Rycko menjelaskan lagi, satu anggota Brimob luka ringan di tangan dan kepala dan telah diobati di RS Banyumanik karena terkena serpihan kaca. Anggota Polisi tersebut kami izinkan pulang.

Baca Juga : Rawat Di RSUD Bingil,Semua Biaya Di Tanggung Pemerintah

Dia menuturkan, lokasi gudang penyimpanan bahan peledak dan bom militer adalah temuan dari masyarakat, dan ini sudah sesuai standar operasional prosedur tidak tergabung dengan gudang senjata api dan amunisi Brimob. Dan jauh dari asrama Brimob.

“Bahan peledak dan bom militer ini juga secara bertahap sedang dilakukan disposal bekerja sama dengan Korbrimob Jakarta,” kata Rycko.

Ledakan Diduga dari Bahan Peledak Sisa Perang

Baca Juga :  Gara - Gara Berita Hoaks, Tanah Papua Kembali Rusuh

Ledakan diduga berasal dari bahan peledak sisa perang yang ditemukan oleh masyarakat.

“Benar tadi pagi pukul 7 terjadi kejadian di gudang penyimpanan barang-barang temuan masyarakat. Diduga bahan peledak sisa perang dunia,” kata Irjen pol Rycko A Dahniel saat dikonfirmasi.

Rycko menjelaskan kondisi gedung rusak parah akibat ledakan tersebut. Truk dan mobil di sekitar gedung pun rusak.