17 April 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

massa

Pukul Mundur Massa Pendemo, Polisi Amankan 30 Orang

Cnndaily.net – Jakarta, Polda Metro Jaya telah mengamankan puluhan orang yang terlibat langsung dalam bentrokan dengan pihak keamanan Senin (30/9/2019) hingga Selasa dinihari WIB. Polisi mengamankan puluhan orang tersebut di berbagai titik bentrok seperti Simpang Susun Semanggi, di Jalan Tol Dalam Kota dan Jalan Gatot Subroto.

Dari pantauan dilapangan, ada 30 orang yang diamankan dan dibawa ke dalam Polda Metro Jaya. Kepolisian mengamankan orang tersebut usai berhasil mengendalikan situasi sekitar pukul 11 malam.

Saat ini pihak kepolisian sudah mencabut blokade jalan dari Cawang menuju Slipi. Namun untuk tol dalam kota blokade tersebut belum dicabut.

Bentrokan antara massa dengan polisi pecah sejak petang tadi. Tak hanya di satu titik, bentrok tersebut juga sempat meluas ke tempat lainnya.

Baca Juga : Demo Mahasiswa, Aparat TNI-Polri Kerahkan 20 Ribu Personil

Akibat bentrok tersebut, sejumlah korban juga harus mendapat perawatan di rumah sakit. Salah satunya adalah di RS Angkatan Laut Mintohardjo yang terletak di kawasan Bendungan Hilir.

Baca Juga :  Ricuh Demo Pembangunan Kawasan Wisata Danau Toba,Ibu-ibu Lakukan Aksi Telanjang

RS ini menjadi salah satu rumah sakit rujukan para pendemo mengingat letaknya yang dekat dari titik aksi massa seperti kawasan Pejompongan, Jalan Gatot Subroto dan Gedung MPR/DPR RI.

Massa Tidak Berani Pulang

Massa aksi yang sempat ricuh di Gedung BPK dan di bawah fly over Slipi saat ini sudah kondusif. Pantuan hingga pukul 00.34, massa banyak terkonsentrasi di Jalan Masijd I, Pejompongan.

Mereka nampak tengah beristirahat sekitar lokasi dengan alas seadanya. Para peserta aksi mengaku belum berani pulang.

Setelah sebelumnya di lokasi ditembaki gas air mata, aparat kemanan nampak sudah tidak lagi mengeluarkan tembakkan gas air mata. Situasi pun nampak seperti malam-malam biasanya.

Sampai berita ini ditulis, massa masih bertahan di lokasi tapi tidak melakukan aksi lagi.

Baca Juga : Rapat Paripurna Terakhir Periode 2014-2019 DPR Sahkan 91 RUU

Dijaga TNI

Sejumlah personel Marinir TNI melakukan pengamanan di Kantor Polsek Palmerah, Jakarta Barat. pengamanan di perketat untuk menghindari massa yang hingga tengah malam ini masih melakukan perlawanan di sejumlah titik demonstrasi di ibu kota.

Baca Juga :  Jaksa Agung AS Sebut Tak Ada Bukti Kecurangan dalam Pilpres

Para anggota TNI AL membantu memeriksa kendaraan dan orang yang memasuki kawasan Polsek Palmerah, yang sangat dekat dengan perumahan warga, agar tidak disusupi massa pericuh.

Saat terjadi kericuhan di depan Polsek Palmerah sekitar pukul 23.00 WIB, anggota TNI AL menghadang massa yang akan memasuki kawasan Polsek Palmerah.

Selain itu demi keamanan, anggota Polsek Palmerah mematikan listrik dan lampu, dan mengamankan beberapa kendaraan agar tidak menjadi sasaran massa.