13 Juni 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Banjir Sumut Merendam 2.773 Rumah dan 2 Orang Meninggal

CNNdaily – Medan, Banjir di Medan, Sumatra Utara, merendam 2.773 unit rumah dan menyebabkan dua orang meninggal dunia serta empat orang lainnya belum ditemukan.

Sebelumnya, hujan deras mengguyur Kota Medan sejak Kamis (3/12) malam hingga Jumat (4/12) dini hari.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Nurly mengatakan banjir merendam tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah dan Medan Polonia.

Merendam 2.773 rumah 

“Dari tujuh kecamatan itu, sebanyak 2.773 rumah, 1983 KK (kepala keluarga) dan 5.965 jiwa terdampak banjir,” kata Nurly, Jumat (4/12).

Dari informasi yang diterima pihaknya, dua orang yang sempat hilang terseret arus banjir ditemukan telah meninggal dunia. Selain itu empat orang lainnya belum ditemukan.

“Korban yang belum ditemukan karena terseret arus banjir yakni ada empat orang di mana tiga di antaranya dewasa dan satu lainnya masih balita. Tim masih melakukan pencarian,” terangnya.

Menurut Nurly, banjir disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak tadi malam. Kondisi itu diperparah dengan meluapnya Sungai Sunggal, Sungai Deli, Sungai Babura dan Sungai Denai.

Baca Juga :  Amerika Serikat Bagi Tips ke Indonesia Soal Datangkan Investasi

“Kota Medan diguyur hujan dari Kamis (3/12) pukul 21.00 WIB, dan ditambah debit air yang cukup besar dari hulu yang mengakibatkan kenaikan Tinggi Muka Air Daerah Aliran Sungai (TMA-DAS) di beberapa ruas sungai di Kota Medan,” jelasnya.

Merendam 2.773

Hingga saat ini, tambahnya, air belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Medan sudah melakukan evakuasi di beberapa tempat di Kota Medan.

“Tim gabungan melakukan evakuasi di Kecamatan Medan Johor, Medan Maimun, Medan Sunggal dan Medan Tuntungan. Sebanyak 181 jiwa sudah berhasil dievakuasi. Saat ini personel mulai bergerak untuk menyisir banjir di Kecamatan Medan Helvetia yang terimbas dari luapan sungai Sunggal,” paparnya.