25 November 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Specialispoker

160 Anggota Paspampres Filipina Positif Covid-19

CNNdaily – Jakarta, Sekitar 160 anggota pasukan pengamanan presiden (PSG) Filipina, Rodrigo Duterte, dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Komandan PSG, Jesus Durante III mengonfirmasi 160 anggotanya dinyatakan terinfeksi corona setelah melalui rapid test pada Selasa (19/5). Sementara satu orang lainnya dinyatakan positif setelah menjalani tes PCR (polymerase chain reaction).

Kendati demikian, Durante memastikan Duterte tidak ada kontak dengan anggota paspamres yang positif Covid-19.

“(Anggota PSG) tidak ada kontak dengan Presiden Duterte. Tidak ada kontak secara dekat dengan anggota paspampres. Sejauh ini 90 anggota positif setelah menjalani tes PCR,” ujar Durante kepada GMA News Online.

Durante memastikan semua anggota paspampres yang dinyatakan terinfeksi corona saat ini telah menjalani karantina selama 14 hari.

Sejumlah anggota yang positif terinfeksi virus saat ini dinyatakan sembuh.

anggota

“Total ada 160 anggota PSG yang telah dikarantina, sebagian besar telah dibolehkan keluar setelah diisolasi selama 14 hari tanpa ada gejala dan hasil tes terbaru positif corona,” ujarnya menambahkan.

Merespons kabar ini, pihak Istana Kepresidenan mengatakan selama akhir pekan Duterte berada di Davao bersama keluarganya, setelah Manila dan enam provinsi lainnya masih dalam tahap penguncian wilayah (lockdown).

Baca Juga :  Sejumlah Negara Asia yang Temukan Mutasi Corona D614G, 10 Kali Lebih Menular

Juru bicara istana, Harry Roque mengatakan Duterte tiba di Istana Kepresidenan Malacanang pada Senin (18/5) malam. Duterte diagendakan melakukan rapat dengan Satuan Tugas Antar-lembaga untuk membahas penanganan corona pada Selasa.

Data statistik John Hopkins University mencatat saat ini ada 12.718 kasus corona di Filipina. Sekitar 837 orang meninggal dan 2.729 pasien dinyatakan sembuh.

Norwegia

Sementara itu di Norwegia Perdana Menteri, Erna Solberg menuturkan negaranya akan memulangkan seluruh pendatang asing yang berkunjung bukan untuk keperluan dinas atau bisnis.

Solberg mengatakan langkah itu dilakukan sebagai bagian dari kebijakan pembatasan pergerakan mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di negaranya. Solberg tak menjelaskan pembatasan pergerakan ini akan berlaku sampai kapan. Ia menuturkan aturan pembatasan pergerakan bisa dicabut bergantung pada perkembangan penularan corona di Norwegia.

Solberg menuturkan Norwegia “sangat mengendalikan penularan” corona sehingga transmisi lokal wabah di masa depan akan ditangani dengan pemeriksaan intensif dan “penguncian wilayah (lockdown) khusus”.

Ia menuturkan kebijakan tanggap corona yang ketat ini dilakukan demi mempercepat proses pemulihan. Sebab, ia mengatakan situasi perekonomian di Norwegia sudah masuk tahap serius

Baca Juga :  13% Wanita Mengaku Hanya Mau Berhubungan Seks Dalam Keadaan Gelap