24 Maret 2023

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Band Radja Dapat Ancaman Pembunuhan Di Johor Malaysia

Jakarta, Vokalis Band Radja, Ian Kasela berserta dengan Konsul Jendral Ri di Johor-Malaysia, Sigit S Widitanto bersama mengungkap band Radja yang mendapat ancaman pembunuhan saat berada di Malaysia beberapa waktu yang lalu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, semua bermula saat band Radja tampil di Larkin Area Indoor Stadium pada hari sabtu (11/03/23) malam. Acara tersebut sukses, sehingga mereka bersedia saat ada permintaan foto dan video bersama dengan pada peonton dan fans.

Namun setelah itu, mereka disekap dalam sebuah kamar bersama dengan belasan orang lainnya. Menurut Ian dalam kamar tesebut ramai sekali orangnya. Dan di dalam ruang kamar tersebut sejumlah orang lasngsung marah dan maki-maki Ian Kasela dan anggota bandnya dengan bahasa mereka.

Ancaman Pembunuhan

Ancaman pembunuhan

Dan saat dalam ruang kamar tersebut Radja kerap diminta dan dibentak untuk diam saja. Namun Ian mencoba untuk meredam suasana, tetapi dirinya dibentak  kasar hingga terjadi kontak fisik didorong mundur dan duduk. Kemudian saat mencoba bangkit, Ian kembali dibentak dengan “you mati, you orang Indonesia, tidak boleh macam-macam disini.”

Baca Juga :  Wanita Selandia Gigit Lengan Polwan di Singapura, Dibui 6,5 Bulan

Anggota Band Radja, Seno juga mengatakan, kalau oknum tersebut juga mengancam membatalkan penerbangan mereka kembali ke Indonesia. Dan tidak akan memberi fasilitas hingga Radja mati di Malaysia.

Kemudian Radja berhasil keluar dari tempat tersebut, setelah dua oknum tadi menunggalkan ruangan sambal marah-marah. Dan selanjutnya Radja membuat laporan ke pihak kepolisian setempat.

Salah paham

Menurut media Bernama memberitakan kalau Radja telah melapor mendapat ancaman pembunuhan. Dan dalam laporan tersebut juga meyebutkan hal tersebut karena salah paham antara Radja dengan penyelengara acara. Sehingga Radja banyak mendapat kritikan, dan mendapat ancamana pembunuhan.

Beruntung dua oknum yang mengancam Radja telah minta maaf dan sampaikan rasa penyesalan dengan melontarkan kata-kata kasar dan ancaman pembunuhan.

Namun dari pihak Kepolisian Johon, tetap akan enindak lanjuti kasus tersebut. Karena ancamana pembunuhan termasuk kasus criminal.