22 Februari 2021

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Albert Einstein Dikenal Sangat Jenius, Tapi Mengapa 2 Anaknya Malah Mengidap Gangguan Mental? Ini Penyebabnya!

Medan, CNNDaily.net – Siapakah ilmuwan terbesar dan terhebat dalam sejarah umat manusia? Banyak orang memilih di antara Isaac Newton dan Albert Einstein. Sebagian besar orang berpendapatan bahwa Isaac Newton adalah ilmuwan terbesar dalam sejarah umat manusa, sedangkan sebagian lain memilih Albert Einstein. Bukan untuk menyatakan siapa yang lebih hebat diantara keduanya, tapi mari kita membicarakan mengenai keturunan mereka.

Seperti yang diketahui saat ini, Isaac Newton tidak menikah dan tidak punya anak, tetapi Albert Einstein punya. Albert Einstein memang sangat jenius tetapi sayang dua dari ketiga anaknya itu ternyata mengalamai gangguan kejiwaan. Teori yang dikeluarkan oleh Albert Einstein adalah Teori Relativitas.

Baca juga: Bukalapak Akan Menjadi Tutuplapak Karena Bosnya Main Politik

Albert Einstein yang memiliki sifat humoris, dia adalah seorang yang sangat pesimis. Bicara tentang anak-anaknya, Alber Einstein sebenarnya memiliki tiga orang anak. Salah satunya adalah seorang Profesor sains, tetapi dua anak lainnya yang berjenis kelamin perempuan dan laki-laki ternyata menderita gangguan jiwa. Anak perempuannya pertama Albert Einstein bernaman Liesers Einstein bahkan adalah anak diluar nikah, karena dia lahir sebelum orang tuanya menikah secara resmi pada tahun 1903. Menurut kabar, Lieser menderita penyakit mental sejak lahir dan tidak ada yang mengetahui bagaimana nasibnya. Sedangkan anakn ketiganya bernama Eduard juga mengalami gejala gangguan mental pada saat usia 20 tahun.

Baca Juga :  Mensos Klaim Mental Lebih Penting dari Fisik Dalam Memasuki New Normal

Albert Einstein dikenal seorang yang sangat jenius, tapi mengapa putra dan putrinya malah mengalami gangguan mental? Fakta sebenarnya antara jenius dan gila memiliki perbedaan yang sangat tipis. Para peneliti telah membuktikan bahwa cara kerja otak orang yang jenius sama dengan cara kerja otak orang gila. Albert Einstein sendiri juga mengalami beberapa gejala gangguan mental.

Baca juga: Indonesia Berduka, Presiden Ketiga RI BJ Habibie Telah Berpulang

Jadi dapat dikatakan bahwa orang yang jenius sebenarnya lebih rentan mengalami berbagain gangguan kejiwaan sejak dari dulu hingga saat ini pun banyak kasus yang mampu membuktikan hal tersebut. Bahkan, di balik kejeniusan seorang seniman besar dunia, seperti Vincent Van Gogh ternyata terbukti bahwa mereka adalah pengerita gangguan kejiwaan. Dilihat dari sudut ini, putra dan putri Albert Einstein kemungkinan mewarisi sifat gila dari ayahnya sendiri.