26 Oktober 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

musim

126 WNA Ditolak Masuk ke Indonesia sebagai Imbas dari Virus Corona

CNNdaily-Jakarta,  Sebanyak 126 warga negara asing (WNA) ditolak masuk ke Indonesia sebagai imbas dari virus Corona atau Covid-19. Mereka ditolak masuk ke Indonesia selama periode 6 Februari hingga 10 Maret 2020.

“Totalnya yang kita tolak 126 (WNA),” ujar Plt Dirjen Imigrasi Kemenkumham Jhoni Ginting dalam konferensi pers di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Adapun 126 WNA tersebut dilarang melancong ke Tanah Air lantaran memiliki riwayat perjalanan ke Italia, Iran, dan Korea Selatan. Tiga negara itu diketahui memiliki kasus Corona paling banyak.

Menurut Jhoni, 126 WNA itu berasal dari banyak negara, baik dari Asia Tenggara, Australia, Eropa, hingga Amerika. Mereka tiba di sejumlah Bandara di Indonesia seperti, Soekarno-Hatta Internasional Airport, Hang Nadim Batam, Kualanamu Sumatera Utara, Juanda Jawa Timur, dan Pelabuhan Batam Center.

“(126 WNA) langsung dideportasi. Tergantung pesawatnya,” ucap dia.

Sementara untuk WNI yang pulang dari tiga negara itu, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Imigrasi di bandara dan pelabuhan. Hal ini untuk memastikan tak ada penyebaran virus Corona.

Baca Juga :  Arsul tentang kepemimpinan KPK memberi Jokowi mandat: tidak jelas

Selain itu, pihaknya juga terus mengawasi WNI yang bepergian ke luar negeri. Namun, dia menegaskan, Imigrasi tak bisa melarang siapa pun untuk bepergian keluar negeri.

“WNI enggak kita larang (masuk Indonesia). Yang WNI belum kita rekap karena menyangkut nama-nama itu sesuai kesepakatan dengan kesehatan. Kita rahasiakan, belum bisa kita publikasikan,” jelas Jhoni

Pasien COVID-19 yang meninggal sempat menjalani rawat jalan

Sementara itu   Seorang perempuan berusia 37 tahun terkait covid-19 meninggal dunia di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Kamis (12/3/2020) pagi. Sebelum dirawat dan masuk ruang isolasi, pasien ini sempat dirawat jalan.

“Dia ke rumah sakit dulu, jadi dirawat di rumah sakit awal, rawat jalan, pulang 4 hari ternyata tidak ada perbaikan bahkan memburuk,” ujar Dirut RSPI Mohammad Syahril, Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pada saat masuk kembali ke rumah sakit itulah, dokter langsung memasang ventilator pada pasien terkait covid-19 itu.

Hingga pada akhirnya pasien terkait covid-19 itu dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso, kondisinya tak kunjung membaik. Pasien dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso pada Rabu 11 Maret 2020 malam.

Baca Juga :  Pembuatan Jaring Ikan Tradisional di Padang
126