10 Agustus 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Wanita Bakar Rumah Ibunya Depan Stasiun KA Siantar

Wanita Bakar Rumah Ibunya di Siantar Karena Stres Tak Kerja, Pisah Ranjang, dan sering Pakai Sabu

Cnndaily.net, Jakarta – Anak pemilik salah seorang pemilik rumah sekaligus warung, yang sebelumnya diamankan polisi seusai insiden kebakaran di depan Stasiun Kereta Api, Pematangsiantar, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pelaku pembakaran.

Perempuan (sebelumnya disebut pria) bernama Fika Febriani alias Agil (27), itu ditetapkan sebagai tersangka pembakaran setelah menjalani pemeriksaan di Mapolres Pematangsiantar sejak Senin (16/12/2019) sore hingga Selasa (17/12/2019).

Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar Iptu Nur Istiono mengatakan, ibu 3 anak tersebut diduga telah memicu kebakaran yang akhirnya menghanguskan sejumlah bangunan warung/rumah di depan Stasiun KA Siantar, Jalan WR Supratman Bawah, Kelurahan Proklamasi, Siantar Barat.

Baca Juga: Suami yang Dipukuli Istri di Penjaringan Tak Dirawat Inap

“Setelah kita lakukan penyelidikan, ada sembilan unit kios yang terbakar. Sementara dari pemeriksaan saksi-saksi, baik dari warga maupun pemilik kios, terduga dalang pembakaran yang diamankan sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Nur Istiono, Selasa (17/12/2019) sekira jam 11.00 Wib.

Menurut Nur Istiono, dari hasil olah TKP, setelah kobaran api dipadamkan hingga menghanguskan sembilan unit kios yang dikontrakkan warga dari PD Pasar Horas Pemko Siantar, didapatkan sumber api berasal dari salah satu kios milik warga Muliati, tepatnya di kamar pertama.

Baca Juga :  Dirut BRI Yakin Manajemen Risiko Perbankan Siap Tangani Krisis Akibat Corona

Berdasarkan keterangan Muliati kepada polisi, sebelum kebakaran itu, anaknya Agil masuk ke kamar pertama dan membawa sebuah kompor minyak.

“Kemudian, tersangka Agil menyiramkan minyak tanah itu ke bagian tempat tidur lalu membakarnya hingga meluas menghanguskan 9 unit kios milik warga lainnya,” jelas Nur Istiono.

Baca Juga:Larikan Uang Rp1,2 Miliar, Pria ini Tertangkap Karena Hal Sepele ini

Dari lokasi kebakaran, polisi mengamankan barang bukti berupa sebuah kompor enam belas sumbu dan sisa tempat tidur yang terbakar. Total kerugian pasca kebakaran sembilan kios milik warga mencapai Rp475 juta.

“Tersangka yang memiliki anak tiga mengaku stres karena tidak memiliki pekerjaan menetap ditambah lagi sudah lama pisah ranjang dengan suaminya,” ujarnya.

Dan hasil pemeriksaan tes urine yang dilakukan, Agil positif narkoba. “Positif sabu-sabu dia,” ungkapnya. Atas perbuatannya, Agil dijerat Pasal 187 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun, karena dia dengan sengaja melakukan pembakaran.