5 Agustus 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Penjaga Menara London Terancam PHK, Untuk Pertama Kali Setelah 500 Tahun

CNNdaily – Jakarta, Para penjaga Menara London,Inggris atau yang biasa disebut Beefeaters atau tentara Yeomen Warders, mengalami ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) pertama kali setelah 500 tahun.

Hal ini dikarenakan dampak pandemi Covid-19 yang menurunkan pergerakan wisatawan ke Inggris secara keseluruhan. Jumlah pengunjung menara juga anjlok drastis.

John Barnes, kepala Historic Royal Place (HRP) (lembaga amal yang menjalankan operasional menara) menyatakan, saat ini pihaknya tidak punya pilihan lain selain mengurangi nominal gaji pekerja.

“Kami sangat menyesal karena harus melakukan ini,” ujar Barnes.

Pertama Kali

Tentaran Yeomen Warders sendiri terdiri dari veteran perang yang minimal sudah 22 tahun mengabdi di angkatan bersenjata Inggris. Merek yang sudah jadi bagian kesatuan ini hidup di dalam menara bersama keluarganya.

Adapun, Menara London kembali buka pertama kalinya bulan ini setelah tutup beberapa waktu gegara pandemi. Pembukaan menara diiringi dengan penerapan protokol kesehatan, yang mana jika turis ingin foto bersama Beefeaters, mereka harus jaga jarak minimal 2 meter, memakai masker dan harus rajin cuci tangan.

Baca Juga :  Data Corona Covid-19 Diverifikasi dan Divalidasi Ketat

Tahun lalu, pengunjungnya bisa mencapai 3 juta orang. Namun gegara pembatasan, Menara London hanya boleh dikunjungi maksimal 1.000 orang saja per hari.

Kepala Yeoman Warder Pete McGowran menyatakan antusiasme mereka menyambut kedatangan turis lagi setelah Menara London ditutup berbulan-bulan.

Pete McGowran juga mengatakan, setelah 3 bahkan 4 bulan tanpa kedatangan satu orang pun, kini mereka merasa senang apalagi saat pertama kali melihat kerumunan lagi.

Publik Bermalam Minggu di Luar Rumah 

Orang-orang di seluruh Inggris menikmati malam Minggu pertama mereka di luar rumah usai tiga bulan lockdown, menyusul pelonggaran kebijakan pembatasan sosial pandemi virus corona yang kini mereda di Britania.

Tempat-tempat seperti pub dan restoran serta penata rambut, bioskop dan taman hiburan dibuka kembali akhir pekan ini dengan aturan jarak sosial yang ketat.

Tetapi para menteri mendesak agar berhati-hati dan kepala medis Inggris mengatakan hal itu tidak “bebas risiko,” demikian seperti dikutip dari BBC, Minggu (5/7/2020).

Malam Minggu pekan ini datang dengan bangunan dan landmark di seluruh negeri menyalakan cahaya biru untuk menghormati kerja layanan medis nasional (NHS).

Baca Juga :  Mal Dan Tempat Hiburan Akan Buka Mulai Juni 2020, New Normal

Orang-orang juga didorong untuk menempatkan lampu di jendela mereka pada hari Sabtu untuk mengingat mereka yang telah meninggal karena virus corona.

Downing Street menyala biru sementara gedung-gedung publik lainnya termasuk Royal Albert Hall, Menara Blackpool, Shard, dan Wembley Arch juga diterangi.