10 Agustus 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

PUBG

PUBG

Disuruh Berhenti Main PUBG Mobile, Remaja 17 Tahun Ini Malah Bunuh Diri

cnndaily.net, Jakarta – Haryana, seorang remaja 17 tahun di Jind, India, bunuh diri setelah dilarang main PUBG Mobile oleh ibunya.

Sang ibu diduga mengambil paksa smartphone yang dipakai untuk main PUBG Mobile.

Mengutip laman cnndaily, Selasa (9/7/2019), Haryana disebut-sebut telah putus sekolah, setelah menyelesaikan kelas X (kelas 1 SMA), tahun lalu.

Keluarganya menyebut Haryana menghabiskan sebagian besar waktunya untuk main PUBG Mobile di smartphone.

Baca Juga : Kekuatan Superhero Lokal di Industri Film

Sekadar informasi, ayah Haryana merupakan seorang polisi. Kedua orangtuanya disebut-sebut seringkali memarahi Haryana karena berhenti sekolah dan terlalu sering main smartphone.

“Saya sedang bertugas pada Sabtu malam, ketika istri saya mendapati Haryana tengah main PUBG Mobile di kamarnya. Istri saya langsung mengambil smartphone anak itu. Istri saya juga yang mendapati Haryana gantung diri besok paginya,” kata sang ayah.

Polisi setempat dilaporkan tidak menerima pengaduan resmi mengenai insiden bunuh diri ini. Namun, kepada media, pihak kepolisian menyebut, masalah ini sedang diselidiki. Insiden semacam ini telah meningkat selama beberapa bulan terakhir.

Baca Juga :  Fakta Penembakan Tenaga Medis Covid-19 Oleh KKB Papua

Minggu lalu misalnya, seorang anak berusia 15 tahun di distrik Thane, Maharashtra, India, diduga membunuh kakak lelakinya hanya gara-gara memarahi remaja yang sedang main PUBG di smartphone milik sang kakak.

Masih terkait PUBG Mobile, pada 6 Juli 2019, Yordania memblokir PUBG Mobile karena gim tersebut disebut-sebut terlalu banyak menimbulkan dampak negatif pada pemainnya.

Negara-negara lain juga memblokir PUBG Mobile karena gim ini dinilai lebih banyak dampak negatifnya. Sejumlah negara yang memblokir PUBG Mobile adalah Iran, Nepal, negara bagian Gujarat, India, serta provinsi Aceh. Dikarenakan banyak peminat yang dari kalangan anak-anak sampai dewasa.

Dan banyak juga orang tua yang mengkhawatirkan anaknya bermain sampai ketergantungan dengan game ini dan bisa juga ditiru aksinya di dalam game ke masyarakat. Ditakutkan juga banyak anak yang bermain game sampai mempengaruhi otak.

Baca Juga : Lucu, Uang Pemprov Sumut Sebesar Rp 1,8 Miliar Bisa Hilang?? Semua Pura Pura Tidak Tahu

Efek buruk akibat terlalu lama bermain PUBG ditemukan di wilayah Hyderabad, India, beberapa waktu lalu. Seorang remaja dilaporkan mengalami stroke akibat tidak tahu waktu saat bermain PUBG.

Baca Juga :  Warga Pulau Bangka Menemukan 3 Mayat Tanpa Identitas dalam 3 Hari Berturut-turut

Kondisi itu membuat tangan kanan dan kaki remaja tersebut mati rasa. Menurut dokter yang memeriksanya, kondisi itu berhubungan dengan kecanduan si anak dengan game PUBG.

Anak kecil sekarang sudah pandai bermain game online sehingga harus mendapat pengawasan ketat dari orang tua. PUBG merupakan salah satu game online di hand phone yang mendunia sekarang.