10 Agustus 2020

Berita Indonesia dan Dunia, Kabar terbaru terkini, Politik, Peristiwa, Bisnis, Bola, Teknologi dan Peristiwa

Djoko Tjandra Diserahkan Polisi Diraja Malaysia di Atas Pesawat

CNNdaily – Jakarta, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan penyerahan buronan korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra dilakukan di atas pesawat oleh Polisi Diraja Malaysia.

“Prosesnya namanya serah terima. Begitu Djoko Tjandra ditangkap Polisi Diraja Malaysia kemudian melakukan serah terima dengan polisi Indonesia di atas pesawat,” kata Argo dalam keterangannya, Sabtu (1/8).

Argo menyebut Kapolri Jenderal Idham Aziz lebih dahulu mengirimkan surat resmi kepada Inspektur Jenderal of Police Malaysia Abdul Hamid bin Bador pada 23 Juli 2020.

Setelah Polisi Diraja Malaysia berhasil menangkap Djoko Tjandra, barulah yang bersangkutan diserahkan kepada Polri untuk selanjutnya diterbangkan ke Indonesia.

“Setelah itu ditindaklanjuti kepada kepolisian Diraja Malaysia untuk meminta penangkapan kepada yang bersangkutan,” ujarnya.

Pelarian 11 tahun Djoko Tjandra berakhir setelah ditangkap di Malaysia pada Kamis (30/7) lalu. Malam harinya, Djoko Tjandra langsung dibawa ke Indonesia.

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang memimpin langsung penangkapan Djoko Tjandra. Mereka tiba di Jakarta lewat Bandara Halim Perdanakusuma.

Baca Juga :  Kronologi Kerusuhan Indonesia vs Malaysia, Kecewa Dengan Kekalahan, Mahalnya Tiket Tak Sebanding

Setelah itu, Bareskrim Polri menyerahkan Djoko Tjandra kepada Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (31/7). Kemudian pendiri Mulia Grup itu ditahan di Rutan Salemba.

di Atas Pesawat

Pencocokan Wajah

Sebelumnya, Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polri diketahui sempat melakukan pencocokan wajah buron kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, dengan teknologi pemindai wajah.

Pencocokan itu dilakukan guna menghindari kekeliruan dan memastikan orang yang ditangkap adalah benar Djoko Tjandra.

“Hasil pencocokan wajah oleh Inafis dan hasil memang benar Djoko Tjandra,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8).

Berdasarkan hasil pencocokan oleh Inafis itu diketahui tingkat kecocokannya mencapai 98,05 persen.

Dalam proses pencocokan itu, foto wajah yang disandingkan adalah foto Djoko Tjandra memakai bahu tahanan warna oranye dan pas foto yang digunakan Djoko Tjandra saat membuat e-KTP.

Pelarian 11 tahun Djoko Tjandra berakhir setelah ditangkap di Malaysia pada Kamis (30/7) lalu. Pada malam hari Djoko Tjandra langsung dibawa ke Indonesia.

Djoko Tjandra tiba di Jakarta lewat Bandara Halim Perdanakusuma didampingi oleh Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga :  Yang Harus Dilakukan Masyarakat Dengan Ancaman Resesi di Depan Mata

Pada Jumat (31/7) Bareskrim Polri telah resmi mengeksekusi atau menyerahkan Djoko Tjandra. Kini Djoko Tjandra resmi menjalani masa penahanan di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri untuk sementara waktu.