Alex Noerdin : Ada 10 Staf Anggota DPR Positif Covid-19

CNNdaily – Jakarta, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Alex Noerdin mengatakan sepuluh orang staf di Kompleks Parlemen positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Ia menyampaikan itu di akhir Rapat Dengar Pendapat dengan Dirut PT Pertamina (Persero).

Alex meminta semua peserta rapat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona. Alex tak merinci lantai dan unit kerja yang dimaksud.

“Bapak, ibu, sekalian pengumuman penting patuhi protokol kesehatan. Baru didapat kabar lima menit yang lalu di lantai atas, saya enggak sebut lantai berapa, sepuluh orang ditemukan positif,” kata Alex dalam rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (29/6).

Sementara itu Sekjen DPR RI Indra Iskandar belum merespons ketika dihubungi CNNdaily terkait pengumuman Alex tersebut.

 

alex noerdin

 

Namun Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Saan Mustopa mengonfirmasi ada tujuh orang pegawai di fraksinya yang reaktif. Hasil itu diketahui usai Fraksi Nasdem menggelar rapid test hari ini terhadap 143 orang karyawan.

“Saya enggak tahu kalau sepuluh itu. Kita Nasdem ada tujuh, malam ini kita lakukan swab langsung,” tutur Saan kepada wartawan.

Baca Juga :  Enam Napi Narkoba Kabur dari Penjara di Jayapura

Saan menjelaskan fraksinya rutin menggelar rapid test dua minggu sekali. Hal ini telah dilakukan sejak masa sidang masa persidangan IV, Senin (15/6).

Merespons temuan itu, Nasdem langsung membawa tujuh orang tersebut menjalani tes PCR. Selain itu, Nasdem meminta seluruh karyawannya bekerja di rumah.

“Benar (diimbau kerja di rumah) karena kita ingin steril dulu yah,” ucap Saan.

Jokowi Minta Tim Medis Dikirim ke Luar DKI tangani Covid-19

Sementara itu pada hari yang sama Presiden Joko Widodomeminta agar ada terobosan kebijakan dari jajarannya dalam menanggulangi virus corona (Covid-19). Jokowi menyebut terobosan itu dapat dilakukan dengan menambah jumlah personel atau tenaga medis dari pusat untuk membantu penanganan corona di daerah.

Jokowi menyampaikan itu saat membuka rapat terbatas tentang Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 seperti disiarkan melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (29/6).

 “Saya minta ada terobosan yang bisa dilihat masyarakat dan kita harapkan betul-betul berdampak, tidak datar-datar saja. Bisa dilakukan dengan menambah personel atau tenaga medis dari pusat untuk provinsi di luar DKI yang tren penyebaran masih tinggi,” ujar Jokowi.

Baca Juga :  Viral Toko Ini Dari Buka Pagi Sampe Sore Tetapi Tidak Menjual Apa-apa

Bantuan itu, kata Jokowi, juga bisa dilakukan dengan memasok lebih banyak peralatan untuk penanganan corona ke daerah. Ia menegaskan bahwa terobosan semacam ini harus dilakukan agar penanggulangan corona optimal di berbagai daerah.

 “Mungkin bisa dibantu lebih banyak peralatan. Betul-betul dua hal tadi kita kontrol di provinsi, karena kalau tidak lakukan sesuatu, kita masih datar seperti enggak ada pergerakan signifikan,” katanya.

Jokowi juga meminta agar kesiapan daerah memasuki tatanan kehidupan baru atau new normal dapat melalui tahapan yang sesuai, yakni prakondisi, penentuan waktu yang tepat dan prioritas sektor yang akan dibuka.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *